Stand & Act, Aksi Sosial oleh Mahasiswa Teknologi Pangan

Tidak terasa, rangkaian acara Sustainable Food Festival (SFF) yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan (HIMATOPAN) telah mencapai tahap akhir acara. Setelah Sustainable Food Competition (SFC) dan Sustainable Food Festival (SFF), rangkaian acara ditutup dengan post event berupa kegiatan sosial yaitu Sustainable Food Social Project (Stand & Act) yang diadakan pada hari Sabtu, 19 November 2016. Kegiatan ini diadakan di SDN Cilaku 04 Kecamatan Tenjo, Bogor. Stand & Act merupakan kegiatan sosialisasi mengenai pangan berkelanjutan kepada siswa/i SD, terdiri dari beberapa kegiatan yang meliputi sosialisasi dan games mengenai pedoman gizi seimbang dan limbah makanan, serta makan bekal bersama. Kegiatan ini diadakan untuk menanamkan pengetahuan tentang pangan berkelanjutan terhadap siswa/i SD sejak dini. Siswa/i yang mengikuti kegiatan ini adalah siswa/i SD kelas 4 hingga 6 di SDN Cilaku 04.

Pada Sabtu pagi hari, seluruh panitia tiba di SDN Cilaku 04 dan memulai persiapan acara. Seluruh siswa/i kelas 4 hingga 6 sudah berkumpul di lapangan dan baru saja menyelesaikan senam pagi mereka. Acara dimulai dengan kata sambutan oleh Jaqualine selaku ketua HIMATOPAN dan Carlins Poernomo selaku ketua panitia. Setelah pembukaan, dilakukan senam otak bersama terlebih dahulu untuk menyegarkan pikiran. Acara selanjutnya adalah sosialisasi mengenai pedoman gizi seimbang dan limbah makanan yang dilakukan di ruang kelas yang berbeda, seluruh siswa/i dibagi menjadi dua kelompok besar dan bergantian mendengarkan pengajaran dari panitia mengenai dua topik tersebut. Acara dilanjutkan dengan games mengenai gizi seimbang dan limbah makanan, topik yang sama dengan sosialisasi sebelumnya, agar siswa/i dapat langsung mempraktikkan pengetahuan yang baru saja mereka dapatkan melalui games tersebut. Terdapat 3 macam games yang dilakukan bergantian, siswa/i nampak senang dan antusias dalam memainkan games tersebut. Setelah games, waktu makan telah tiba, siswa/diberikan waktu untuk makan bersama. Sebelumnya, panitia sudah meminta siswa/i untuk membawa bekal masing-masing dari rumah sebagai salah satu tindakan mempraktikkan pangan berkelanjutan yaitu membawa bekal makanan sehat sebagai bagian dari pengajaran tentang pedoman gizi seimbang. Sambil makan siang, beberapa siswa/i diwawancarai oleh panitia. Wawancara ini bertujuan untuk mengetahui seberapa banyak pengetahuan mengenai pangan berkelanjutan yang didapatkan oleh siswa/i SDN Cilaku 04 setelah melalui kegiatan Stand & Act. Dari hasil wawancara, didapat bahwa siswa/i yang sebelumnya tidak tahu makanan sehat yang memiliki gizi seimbang seperti apa menjadi tahu dan dapat menilainya dari bekal yang mereka bawa. Selain itu, mereka juga semakin peduli terhadap sampah makanan dan mengetahui bahwa mereka tidak boleh membuang-buang makanan.

Akhir acara ditutup dengan kata penutup oleh Carlins. Lalu, siswa/i dibagikan pudding dari sponsor acara yaitu Phudot. Setelah semua mendapat pudding, dilakukan foto bersama dan pemberian plakat beserta bingkisan kepada kepala sekolah dan guru-guru SDN Cilaku 04. Acara selesai setelah foto bersama antara panitia, para siswa/i, dan guru. Harapan dari kegiatan Stand & Act ini adalah para siswa/i mendapat fondasi yang kuat mengenai pangan berkelanjutan dan dapat mulai mempraktikkannya dalam hidup sehari-hari mereka terutama dalam bidang food consumption dan food waste. Dengan berakhirnya acara Stand & Act ini, maka rangkaian acara SFF 2016 telah selesai! Namun jangan bersedih hati karena SFF akan kembali lagi di tahun 2017, salam menuju keberlanjutan pangan Indonesia Jaya!

Berita Lainnya