STEM Education: DNA the Amazing Molecule di Bandar Lampung

Tim Interdisciplinary Life Science Laboratory (ILSL) dari Fakultas Ilmu Hayati Universitas Surya beserta pendampingnya, Dr. Fransiskus X. Ivan, kembali menyelenggarakan kegiatan edukasi STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) untuk siswa-siswi SMA. Kali ini, kegiatan edukasi STEM diadakan di dua SMA di Bandar Lampung, yaitu SMAK Penabur Bandar Lampung dan SMA Tunas Mekar Indonesia, pada tanggal 30 Agustus 2016 dengan membawakan tema yang sama dengan acara bulan April lalu, yaitu DNA: The Amazing Molecule. Pelaksanaan kegiatan yang disponsori oleh USAID ini diikuti oleh kurang lebih 100 siswa-siswa beserta beberapa guru pendamping.

Acara dimulai dengan Introduction to DNA oleh Vinska Talita dengan tujuan mengakrabkan peserta dengan konsep-konsep dasar DNA. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan presentasi mengenai aplikasi-aplikasi dari teknologi DNA, yakni presentasi Synthetic Biology oleh Isadonna Fortune Tengganu, DNA Forensics and Bioinformatics oleh Evans Jahja, dan DNA Origami oleh Fransiskus X. Reinhart. Selain presentasi, para peserta juga melakukan beberapa permainan yang telah disiapkan oleh tim ILSL untuk mempermudah pemahaman materi yang telah diberikan. Acara ini diharapkan dapat membuka wawasan siswa-siswi SMA mengenai aplikasi-aplikasi dari teknologi DNA dan komputasi.

Berita Lainnya

Surya University
Program Studi Bioteknologi di Surya University mengajarkan mahasiswa bahwa semua bidang bioteknologi adalah sangat berguna dimana berbagai aspek tersebut dilambangkan sebagai warna dalam bioteknologi. Bioteknologi merah berhubungan dengan kedokteran dan farmasi, misalnya berkaitan dengan pembuatan antibiotik, analisa penyakit di laboratorium, penggunaan stem cells, dll. Bioteknologi abu-abu berkenaan dengan aspek lingkungan, seperti bioremediasi, yaitu penggunaan mikroba untuk menanggulangi masalah pencemaran lingkungan. Bioteknologi putih berhubungan dengan industri, seperti produksi plastik biodegradable dan biodiesel. Bioteknologi hijau berkaitan dengan pangan dan tumbuh-tumbuhan, seperti fermentasi tempe, tauco, oncom, dan alcohol. Bioteknologi biru berhubungan dengan kelautan, seperti cara pengawetan ikan dan berbagai biota laut lainnya.