Mahasiswa Universitas Surya Berpartisipasi dalam Lokakarya Lingkungan Kemenko Kemaritiman Bersama Bank Dunia

Jakarta (12 Juni 2019) dalam rangka mendukung implementasi Perpres Nomor 83 tahun 2018 tentang Penanganan Sampah Laut, khususnya dalam upaya meningkatkan kesadaran dan mengubah perilaku masyarakat terhadap krisis sampah plastik yang ada di laut (Marine Plastic Litter), Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman bersama Bank Dunia, melalui Indonesa Ocean Multi Donor Trust Fund telah melaksanakan Behavior Change Study. Sebagai langkah awal dari program tersebut, Kemenko Kemaritiman dan Bank Dunia mengadakan lokakarya bertajuk “Mengubah Perilaku Masyarakat Terhadap Sampah Plastik.”

Lokakarya yang dilaksanakan pada tanggal 12 Juni 2019, di Hotel Sari Pan Pacific Jakarta Pusat ini diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan yang terdiri dari perwakilan pemerintah, perwakilan dari berbagai Negara maupun Para Penggiat masalah Lingkungan. Acara Lokakarya dibuka secara resmi oleh Bapak Safri Burhanuddin, Deputi Bidang Koordinasi SDM, IPTEK, dan Budaya Maritim Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman.
 
Dalam kesempatan ini, hadir pula dua Mahasiswa Universitas Surya dari Program Studi Teknik Lingkungan yaitu Ivan Hartanto dan Tasia Rosalina Tedjo Purnomo, yang dalam acara ini mewakili organisasi World Cleanup Day Indonesia. Kedua Mahasiswa Universitas Surya ini secara sangat aktif menyuarakan penyelamatan ekosistem laut dari bahaya penggunaan plastik yang tidak bertanggungjawab.
 
Kegiatan lokakarya sejenis ini menjadi wadah bagi semua pihak untuk dapat berkontribusi aktif dalam upaya penyelamatan lingkungan di sekitar kita, khususnya ekosistem laut dari bahaya penggunaan plastik yang semakin mengancam kehidupan umat manusia di dunia.

 

Berita Lainnya

Wisuda II & Dies Natalis V - 13 Oktober 2018
Universitas Surya kembali meluluskan 299 mahasiswa dalam wisuda kedua tahun ini, yang berlangsung di Hotel Olive, Tangerang, Sabtu, 13 Oktober 2018. Sebanyak 84 wisudawan berhasil mendapatkan predikat pujian atau cum laude. Wisuda II tahun ini mengusung tema:"Generasi Indonesia Jaya Menjunjung Kebhinekaan". rnrn"Proses pendidikan yang berkualitas merupakan kunci utama pembangunan bangsa, dan pendidik yang berkualitas sebagai faktor penting dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang memiliki daya saing tinggi untuk mencapai Indonesia jaya," kata pendiri Universitas Surya, Prof Yohanes Surya. Para wisudawan, kata Prof Yohanes Surya, diharapkan tetap memegang nilai-nilai kebhinekaan, jangan membeda-bedakan orang berdasarkan suku, agama, ras, dan berbagai hal yang menyebabkan terjadinya sekat-sekat yang bisa merusak persatuan.rnrn"Nilai kebhinekaan inilah yang akan mempersatukan para wisudawan di tempat berkarya. Ada suatu kebebasan yang wisudawan akan alami ketika mereka menanamkan nilai ini dalam hidup mereka. Para wisudawan akan terlepas dari belenggu primordialisme, dari belenggu egoisme yang hanya mau menang sendiri, dan belenggu pertengkaran," tambahnya.