Liputan Media: Bersiap Hadapi Era Industri 4.0, LLDikti gelar Workshop Pengembangan Kurikulum

Padang, (Antaranews Sumbar) - Dalam rangka menghadapi era revolusi industri 4.0 Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah 10 menggelar Workhop pengembangan kurikulum.

"Sekarang semuanya berbasis teknologi informasi, untuk itu perlu disiapkan lulusan yang terampil dan andal," kata Sekretaris LLDikti Wilayah 10 Yandri A.MH di Padang, Senin.

Menurut dia dalam rangka mempersiapkan hal itu dimulai dari penyusunan kurikulum sehingga lulusan siap beradaptasi pada era serba teknologi informasi.

Workshop diikuti 80 dosen dari 19 perguruan tinggi swasta yang ada di Sumatera Barat dan Jambi dengan latar belakang ilmu pendidikan, teknik dan komputer.

Salah satu tujuannya adalah merancang kurikulum yang aplikatif dengan era teknologi informasi, kata dia.

Untuk pembicara dihadirkan dari Kementerian Ristek Dikti.

Ia merinci untuk bidang kependidikan digelar pada 11-13 Februari 2019, bidang ilmu teknik pada 13-15 Februari dan bidang ilmu komputer 15-17 Februari 2019.

Sementara salah seorang pembicara yaitu Head of Technopreunership Departmen Surya University Dessy Aliandrina Phd menyampaikan dalam beberapa tahun terkahir terjadi perkembangan teknologi informasi yang amat pesat.

Apa yang dulu tidak pernah dibayangkan akan terjadi di Indonesia sekarang malah sudah ada, sehingga perlu menyiapkan lulusan yang siap diserap dunia kerja, katanya.

 

Sumber: https://sumbar.antaranews.com/berita/245027/bersiap-hadapi-era-industri-40-lldikti-gelar-workhsop-pengembangan-kurikulum

Berita Lainnya

Wisuda II & Dies Natalis V - 13 Oktober 2018
Universitas Surya kembali meluluskan 299 mahasiswa dalam wisuda kedua tahun ini, yang berlangsung di Hotel Olive, Tangerang, Sabtu, 13 Oktober 2018. Sebanyak 84 wisudawan berhasil mendapatkan predikat pujian atau cum laude. Wisuda II tahun ini mengusung tema:"Generasi Indonesia Jaya Menjunjung Kebhinekaan". rnrn"Proses pendidikan yang berkualitas merupakan kunci utama pembangunan bangsa, dan pendidik yang berkualitas sebagai faktor penting dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang memiliki daya saing tinggi untuk mencapai Indonesia jaya," kata pendiri Universitas Surya, Prof Yohanes Surya. Para wisudawan, kata Prof Yohanes Surya, diharapkan tetap memegang nilai-nilai kebhinekaan, jangan membeda-bedakan orang berdasarkan suku, agama, ras, dan berbagai hal yang menyebabkan terjadinya sekat-sekat yang bisa merusak persatuan.rnrn"Nilai kebhinekaan inilah yang akan mempersatukan para wisudawan di tempat berkarya. Ada suatu kebebasan yang wisudawan akan alami ketika mereka menanamkan nilai ini dalam hidup mereka. Para wisudawan akan terlepas dari belenggu primordialisme, dari belenggu egoisme yang hanya mau menang sendiri, dan belenggu pertengkaran," tambahnya.