MAHASISWA HCI UPDATE TEKNOLOGI DENGAN MENGIKUTI SEMINAR BLOCKCHAIN 4 YOUTH

Sebagai salah satu bentuk kegiatan perkuliahan Teknologi dan Masyarakat yang dilaksanakan oleh prodi Human-Computer Interaction Universitas Surya, mahasiswa diminta menghadiri seminar yang memaparkan teknologi terbaru, khususnya teknologi yang mendukung Industri 4.0.

Pada hari Rabu, 27 Februari 2019, Unika Atmajaya menyelenggarakan Seminar Blockchain 4 Youth. Dengan mendatangkan pembicara seperti Ibu Devi Ariyani (ISD Executive Director Enhancing The Blockchain Market), Mr. Karan Bharadwaj (CEO PLMP Blockchain) , Mr. Stephen Moo (Product Roadmap Manager Clinic), dsb seminar ini memaparkan apa itu blockchain, bagaimana cara kerja blockchain, contoh-contoh aplikasi yang berjalan dengan menggunakan teknologi blockchain, kelebihan dan kekurangan blockchain, dan juga peluang karir untuk teknologi blockchain ini.

Melalui seminar ini, mahasiswa diharapkan update pengetahuan mengenai teknologi terbaru blockchain dan juga manfaat serta pengaruhnya terhadap kehidupan masyarakat.

Berita Lainnya

Wisuda II & Dies Natalis V - 13 Oktober 2018
Universitas Surya kembali meluluskan 299 mahasiswa dalam wisuda kedua tahun ini, yang berlangsung di Hotel Olive, Tangerang, Sabtu, 13 Oktober 2018. Sebanyak 84 wisudawan berhasil mendapatkan predikat pujian atau cum laude. Wisuda II tahun ini mengusung tema:"Generasi Indonesia Jaya Menjunjung Kebhinekaan". rnrn"Proses pendidikan yang berkualitas merupakan kunci utama pembangunan bangsa, dan pendidik yang berkualitas sebagai faktor penting dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang memiliki daya saing tinggi untuk mencapai Indonesia jaya," kata pendiri Universitas Surya, Prof Yohanes Surya. Para wisudawan, kata Prof Yohanes Surya, diharapkan tetap memegang nilai-nilai kebhinekaan, jangan membeda-bedakan orang berdasarkan suku, agama, ras, dan berbagai hal yang menyebabkan terjadinya sekat-sekat yang bisa merusak persatuan.rnrn"Nilai kebhinekaan inilah yang akan mempersatukan para wisudawan di tempat berkarya. Ada suatu kebebasan yang wisudawan akan alami ketika mereka menanamkan nilai ini dalam hidup mereka. Para wisudawan akan terlepas dari belenggu primordialisme, dari belenggu egoisme yang hanya mau menang sendiri, dan belenggu pertengkaran," tambahnya.