KULIAH UMUM HCI: “Start-Up Funding : Investor’s Perspective”

Bisnis startup cukup pesat di Indonesia. Setidaknya ada lebih dari 1500 startup lokal muncul di Indonesia. Selain tim yang solid dan penuh ide kreatif dan inovatif, untuk membangun bisnis startup yang bisa terus berjalan, diperlukan modal. Untuk mendapatkan modal ini tidak bisa melalui pinjaman dari bank, namun bisa dengan salah satu cara yaitu dengan menarik investor untuk mau berinvestasi dengan menanamkan modalnya pada bisnis startup ini.

Prodi Human Computer Interaction (HCI) Universitas Surya yang sangat berelasi dengan teknologi, mempunyai peluang besar untuk membangun bisnis startup. Beberapa alumni dari prodi HCI pun sudah ada yang mulai membangun bisnis startup ini dan mereka masih perlu banyak belajar terutama dalam mendapatkan modal dari investor.

Oleh karena hal tersebut, prodi HCI mengadakan kuliah umum yang tidak hanya dihadiri mahasiswa prodi HCI saja, namun juga mahasiswa dari prodi-prodi yang lain, bahkan juga para alumni Universitas Surya. Dengan mendatangkan Bapak Will Ongkowidjaja, CoFounder Alpha JWC and Managing Partner, kuliah umum ini membahas bagaimana pandangan seorang investor ketika ia memutuskan untuk berinvestasi pada sebuah bisnis startup. Dengan adanya kuliah umum ini, baik mahasiswa maupun alumni bisa menyusun rencana dan strategi yang lebih baik dalam menarik para investor untuk menanamkan modalnya pada bsinis startup yang mereka bangun.

 

Berita Lainnya

Wisuda II & Dies Natalis V - 13 Oktober 2018
Universitas Surya kembali meluluskan 299 mahasiswa dalam wisuda kedua tahun ini, yang berlangsung di Hotel Olive, Tangerang, Sabtu, 13 Oktober 2018. Sebanyak 84 wisudawan berhasil mendapatkan predikat pujian atau cum laude. Wisuda II tahun ini mengusung tema:"Generasi Indonesia Jaya Menjunjung Kebhinekaan". rnrn"Proses pendidikan yang berkualitas merupakan kunci utama pembangunan bangsa, dan pendidik yang berkualitas sebagai faktor penting dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang memiliki daya saing tinggi untuk mencapai Indonesia jaya," kata pendiri Universitas Surya, Prof Yohanes Surya. Para wisudawan, kata Prof Yohanes Surya, diharapkan tetap memegang nilai-nilai kebhinekaan, jangan membeda-bedakan orang berdasarkan suku, agama, ras, dan berbagai hal yang menyebabkan terjadinya sekat-sekat yang bisa merusak persatuan.rnrn"Nilai kebhinekaan inilah yang akan mempersatukan para wisudawan di tempat berkarya. Ada suatu kebebasan yang wisudawan akan alami ketika mereka menanamkan nilai ini dalam hidup mereka. Para wisudawan akan terlepas dari belenggu primordialisme, dari belenggu egoisme yang hanya mau menang sendiri, dan belenggu pertengkaran," tambahnya.