Melihat Pengolahan Air Sungai Cisadane Menjadi Air Kebutuhan Sehari-hari Melalui Kunjungan ke PDAM Kota Tangerang

Dalam rangka mempelajari proses perancangan bangunan pengolahan air minum (PBPAM) dan sistem distribusi air minum (SDAM), Program Studi Teknik Lingkungan Surya University melakukan kunjungan lapangan ke PDAM Kota Tangerang pada hari Selasa, 30 Oktober 2018 lalu.

Kunjungan ini diikuti oleh 14 mahasiswa dan 3 dosen dan dilakukan di dua tempat, yaitu PDAM Tirta Kerta Raharja dan PT Tirta Kencana Cahaya Mandiri, Kota Tangerang, Banten. Kedua PDAM ini berfungsi melayani air kebutuhan sehari-hari masyarakat di Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang. 

Pada kunjungan ini, mahasiswa TL dapat melihat langsung sistem dan cara kerja berbagai fasilitas PDAM yang dapat mengolah air sungai Cisadane menjadi air konsumsi sehari-hari, sesuai dengan baku mutu yang telah ditetapkan pemerintah. Kesempatan ini memberikan pembelajaran berharga pada mahasiswa akan pentingnya konservasi dan perlindungan sumber daya air, serta akan pentingnya peran seorang insinyur lingkungan untuk pembangunan keberlanjutan di masa depan. 

Berita Lainnya

Wisuda II & Dies Natalis V - 13 Oktober 2018
Universitas Surya kembali meluluskan 299 mahasiswa dalam wisuda kedua tahun ini, yang berlangsung di Hotel Olive, Tangerang, Sabtu, 13 Oktober 2018. Sebanyak 84 wisudawan berhasil mendapatkan predikat pujian atau cum laude. Wisuda II tahun ini mengusung tema:"Generasi Indonesia Jaya Menjunjung Kebhinekaan". rnrn"Proses pendidikan yang berkualitas merupakan kunci utama pembangunan bangsa, dan pendidik yang berkualitas sebagai faktor penting dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang memiliki daya saing tinggi untuk mencapai Indonesia jaya," kata pendiri Universitas Surya, Prof Yohanes Surya. Para wisudawan, kata Prof Yohanes Surya, diharapkan tetap memegang nilai-nilai kebhinekaan, jangan membeda-bedakan orang berdasarkan suku, agama, ras, dan berbagai hal yang menyebabkan terjadinya sekat-sekat yang bisa merusak persatuan.rnrn"Nilai kebhinekaan inilah yang akan mempersatukan para wisudawan di tempat berkarya. Ada suatu kebebasan yang wisudawan akan alami ketika mereka menanamkan nilai ini dalam hidup mereka. Para wisudawan akan terlepas dari belenggu primordialisme, dari belenggu egoisme yang hanya mau menang sendiri, dan belenggu pertengkaran," tambahnya.