Seluruh Sivitas Akademika Universitas Surya Merayakan Ulang Tahun Prof. Yohanes Surya Ph.D., yang ke-55 tahun.

6 november 2018, Sivitas Akademika Universitas Surya merayakan ulang tahun Prof. Yohanes Surya Ph.D., selaku founder dari Universitas Surya. Perayaan ini dilakukan di Auditorium Universitas Surya, dan dihadiri oleh jajaran rektorat, staff, hingga mahasiswa-mahasiswa Universitas Surya.

Perayaan ulang tahun dimulai dengan sambutan serta rasa syukur dari Prof. Yohanes Surya Ph.D., yang telah menginjak umur 55 tahun. Beliau berharap dapat terus berkontribusi dalam sektor pendidikan di Indonesia dan juga mendoakan agar Universitas Surya dapat terus berkembang dan menjadi lebih baik dari tahun ke tahun.   

Ucapan selamat serta syukur juga diungkapkan oleh seluruh Sivitas Akademika Universitas Surya kepada Prof. Yohanes Surya Ph.D. "Semoga selalu diberikan kesehatan, berkat yang berlimpah, selalu semangat untuk membangun pendidikan di Indonesia, dan jangan pernah menyerah untuk mencapai cita-cita Indonesia Jaya", ujar Ibu Lindawati Ph.D., selaku rektor Universitas Surya.

Berita Lainnya

Wisuda II & Dies Natalis V - 13 Oktober 2018
Universitas Surya kembali meluluskan 299 mahasiswa dalam wisuda kedua tahun ini, yang berlangsung di Hotel Olive, Tangerang, Sabtu, 13 Oktober 2018. Sebanyak 84 wisudawan berhasil mendapatkan predikat pujian atau cum laude. Wisuda II tahun ini mengusung tema:"Generasi Indonesia Jaya Menjunjung Kebhinekaan". rnrn"Proses pendidikan yang berkualitas merupakan kunci utama pembangunan bangsa, dan pendidik yang berkualitas sebagai faktor penting dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang memiliki daya saing tinggi untuk mencapai Indonesia jaya," kata pendiri Universitas Surya, Prof Yohanes Surya. Para wisudawan, kata Prof Yohanes Surya, diharapkan tetap memegang nilai-nilai kebhinekaan, jangan membeda-bedakan orang berdasarkan suku, agama, ras, dan berbagai hal yang menyebabkan terjadinya sekat-sekat yang bisa merusak persatuan.rnrn"Nilai kebhinekaan inilah yang akan mempersatukan para wisudawan di tempat berkarya. Ada suatu kebebasan yang wisudawan akan alami ketika mereka menanamkan nilai ini dalam hidup mereka. Para wisudawan akan terlepas dari belenggu primordialisme, dari belenggu egoisme yang hanya mau menang sendiri, dan belenggu pertengkaran," tambahnya.