Studi Banding Delegasi Dosen Guangxi University Of Foreign Language Ke Surya University

Tangerang, 4 Oktober 2018 – Guangxi University of Foreign Language (GXUFL) dari negeri tirai bambu, Tiongkok melakukan kunjungan ke Indonesia pada tanggal 2 hingga 6 Oktober 2018. Dalam kunjungan ini rombongan delegasi dosen GXUFL melakukan studi banding ke Surya University dan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia. Pada kunjungannya ke Surya University, para dosen mengikuti program training “Improving Teaching Skills and Innovation Training”  di auditorium Surya University. Program ini dipandu oleh Prof. Yohanes Surya Ph.D. dan Dr. Nancy Susianna M.Pd. dari Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Surya. Program ini diikuti oleh 25 delegasi dosen dari GXUFL.

Program ini dibuka dengan pengenalan tentang Surya University oleh David Nugroho selaku Kepala Divisi Marketing Surya University. Dilanjutkan dengan sambutan oleh Lindawati Ph.D. selaku rektor dari Surya University. “Kolaborasi adalah kunci untuk masa depan pendidikan Indonesia”, ujar Lindawati dalam kata sambutannya. Beliau sangat antusias untuk membangun kerjasama dengan Guangxi University. Kata sambutan juga diberikan oleh Mr. Zeng Shengchuo selaku vice president dari GXUFL.

Materi program training sesi pertama dibawakan oleh Nancy Susianna dengan judul “Developing the Teaching Abilities of Teachers” yang menjelaskan tentang metode pengajaran yang baik, efektif, dan tidak membosankan. Pada sesi kedua, Prof. Yohanes Surya membawakan materi “Be the Best” tentang motivasi untuk menjadi yang terbaik tanpa memandang latar belakang setiap orang. 

Menurut tokoh pendidikan yang kerap disapa Prof Yo ini, semua orang bisa menjadi yang terbaik jika memiliki keinginan untuk berusaha dan tidak takut akan kegagalan.

Delegasi dosen dari GXUFL sangat terinspirasi terhadap materi yang dipaparkan oleh kedua pembicara dan berharap dapat mengaplikasikan metode pengajaran dalam proses pembelajaran di Guangxi University. Kedua belah pihak memiliki harapan akan berlanjutnya kerja sama khusunya guna memajukan pendidikan di Indonesia. “Saya berharap program ini akan terus berjalan demi terciptanya keberlanjutan kerjasama antara dua belah pihak”, ujar Lindawati.

Program training ditutup dengan sesi foto dan makan bersama.

Berita Lainnya

Wisuda II & Dies Natalis V - 13 Oktober 2018
Universitas Surya kembali meluluskan 299 mahasiswa dalam wisuda kedua tahun ini, yang berlangsung di Hotel Olive, Tangerang, Sabtu, 13 Oktober 2018. Sebanyak 84 wisudawan berhasil mendapatkan predikat pujian atau cum laude. Wisuda II tahun ini mengusung tema:"Generasi Indonesia Jaya Menjunjung Kebhinekaan". rnrn"Proses pendidikan yang berkualitas merupakan kunci utama pembangunan bangsa, dan pendidik yang berkualitas sebagai faktor penting dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang memiliki daya saing tinggi untuk mencapai Indonesia jaya," kata pendiri Universitas Surya, Prof Yohanes Surya. Para wisudawan, kata Prof Yohanes Surya, diharapkan tetap memegang nilai-nilai kebhinekaan, jangan membeda-bedakan orang berdasarkan suku, agama, ras, dan berbagai hal yang menyebabkan terjadinya sekat-sekat yang bisa merusak persatuan.rnrn"Nilai kebhinekaan inilah yang akan mempersatukan para wisudawan di tempat berkarya. Ada suatu kebebasan yang wisudawan akan alami ketika mereka menanamkan nilai ini dalam hidup mereka. Para wisudawan akan terlepas dari belenggu primordialisme, dari belenggu egoisme yang hanya mau menang sendiri, dan belenggu pertengkaran," tambahnya.