Lowongan Supporting Staff (Deadline: 30 November 2018)

Surya University membuka kesempatan untuk berkarir menjadi Supporting Staff. Adapun persyaratannya adalah sebagai berikut:

1. Pendidikan minimal Sarjana (S1) dari:
        a. Biro Administrasi Akademik (S1 Segala Jurusan)
        b. Pustakawan (min D3 Ilmu Perpustakaan)
2. Pria/wanita usia maksimal 32 tahun (sebelum 31 December 2017)
3. Pengalaman kerja minimal 1 tahun.
4. Memiliki integritas tinggi, kedisiplinan, karakter, komitmen dan loyalitas tinggi.
5. Optimis, ulet dan mampu bekerja dibawah tekanan.
6. Dapat bekerja secara individual maupun secara tim.
7. Mampu mengoperasikan komputer dan terbiasa dengan MS Office
8. Mampu berbahasa inggris baik lisan maupun tulisan
9. Mengirimkan CV dan cover letter terbaru.

Seluruh persyaratan harap dikirimkan melalui email ke hrd.rekrutmen@surya.ac.id paling lambat 30 November 2018 dengan subjek: BAA untuk Biro Administrasi Akademik; LIB untuk Pustakawan

Berita Lainnya

Wisuda II & Dies Natalis V - 13 Oktober 2018
Universitas Surya kembali meluluskan 299 mahasiswa dalam wisuda kedua tahun ini, yang berlangsung di Hotel Olive, Tangerang, Sabtu, 13 Oktober 2018. Sebanyak 84 wisudawan berhasil mendapatkan predikat pujian atau cum laude. Wisuda II tahun ini mengusung tema:"Generasi Indonesia Jaya Menjunjung Kebhinekaan". rnrn"Proses pendidikan yang berkualitas merupakan kunci utama pembangunan bangsa, dan pendidik yang berkualitas sebagai faktor penting dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang memiliki daya saing tinggi untuk mencapai Indonesia jaya," kata pendiri Universitas Surya, Prof Yohanes Surya. Para wisudawan, kata Prof Yohanes Surya, diharapkan tetap memegang nilai-nilai kebhinekaan, jangan membeda-bedakan orang berdasarkan suku, agama, ras, dan berbagai hal yang menyebabkan terjadinya sekat-sekat yang bisa merusak persatuan.rnrn"Nilai kebhinekaan inilah yang akan mempersatukan para wisudawan di tempat berkarya. Ada suatu kebebasan yang wisudawan akan alami ketika mereka menanamkan nilai ini dalam hidup mereka. Para wisudawan akan terlepas dari belenggu primordialisme, dari belenggu egoisme yang hanya mau menang sendiri, dan belenggu pertengkaran," tambahnya.