Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga dalam Budidaya Lebah Madu, Desa Singa Bangsa, Bogor

2 Minggu yang lalu, tepatnya pada tanggal 27 Agustus 2017, tim dosen melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan melalui pemberdayaan ibu rumah tangga dengan budidaya madu di Desa Singa Bangsa, Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kegiatan ini diinisiasi atas kerjasama Departemen Agribisnis Universitas Surya dengan Departemen Teknologi Pangan Universitas Pelita Harapan (UPH). Tim dosen yang beranggotakan Dr. Adolf JN. Parhusip, Abel Gandhy, M.M., dan Warsono El Kiyat, M.Si. ini sukses melaksanakan penyuluhan dan pelatihan budidaya lebah madu tersebut dengan melibatkan Kelompok Ibu PKK yang merupakan bagian dari Kempok Tani masyarakat Desa Singabangsa sebagai kelompok yang dibina, Universitas Surya dan UPH sebagai penyuluh dan fasilitator dan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Ristekdikti) sebagai penyedia dana.

Pelakasanaan kegiatan baru dilakukan pada tahap awal yaitu sosialisasi dengan mengajarkan binaan mengenai budidaya lebah madu dan peralatan secara umum. Selain itu, tim dosen juga telah memberikan koloni lebah madu beserta peralatan budidayanya kepada mitra binaan. Tahap selanjutnya akan dilaksanakan proses produksi, perawatan hingga pemanenan, serta fasilitasi alokasi konsumsi dan penjualan madu sebagai implementasi serta pengolahan hasil panen berupa madu dan produk olahannya. Dengan serangkaian aktivitas ini, maka diharapkan dapat menambah pengetahuan, bekal tambahan, dan ketrampilan masyarakat dalam  melakukan budidaya dan produksi madu. Adapun metode  pemberdayaan yang digunakan  dalam kegiatan ini menggunakan pendekatan sistem pembelajaran dengan partisipasi aktif (Participatory Action  Learning Syatem = PALS) dari mitra.

Kegiatan ini didanai oleh Ristekdikti melalui skema Pengabdian Kepada Masyarakat, Ipteks bagi Masyarakat (PKM IbM), dengan kolaborasi yang didukung dan dimediasi oleh Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Pelita Harapan dengan Departemen Teknologi Pangan melalui penggunaan laboratorium terkait untuk menunjang pelaksanaan kegiatan pencarian teknologi budidaya lebah madu dan pengolahan hasil pduksi, serta Departemen Agribisnis Universitas Surya untuk menyusun strategi pemasaran produk yang dihasilkan serta membina hubungan dengan penampung lebah madu hasil produksi (***).

 

Berita Lainnya

Wisuda II & Dies Natalis V - 13 Oktober 2018
Universitas Surya kembali meluluskan 299 mahasiswa dalam wisuda kedua tahun ini, yang berlangsung di Hotel Olive, Tangerang, Sabtu, 13 Oktober 2018. Sebanyak 84 wisudawan berhasil mendapatkan predikat pujian atau cum laude. Wisuda II tahun ini mengusung tema:"Generasi Indonesia Jaya Menjunjung Kebhinekaan". rnrn"Proses pendidikan yang berkualitas merupakan kunci utama pembangunan bangsa, dan pendidik yang berkualitas sebagai faktor penting dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang memiliki daya saing tinggi untuk mencapai Indonesia jaya," kata pendiri Universitas Surya, Prof Yohanes Surya. Para wisudawan, kata Prof Yohanes Surya, diharapkan tetap memegang nilai-nilai kebhinekaan, jangan membeda-bedakan orang berdasarkan suku, agama, ras, dan berbagai hal yang menyebabkan terjadinya sekat-sekat yang bisa merusak persatuan.rnrn"Nilai kebhinekaan inilah yang akan mempersatukan para wisudawan di tempat berkarya. Ada suatu kebebasan yang wisudawan akan alami ketika mereka menanamkan nilai ini dalam hidup mereka. Para wisudawan akan terlepas dari belenggu primordialisme, dari belenggu egoisme yang hanya mau menang sendiri, dan belenggu pertengkaran," tambahnya.