Seminar Space Talk: masa Depan Teknologi karya Anak Bangsa

Tim Surya Satellite bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Fisika Energi (HMTFE) Surya University dan Swiss German University mengadakan seminar yang bertajuk “Space Talk: Masa Depan Teknologi Karya Anak Bangsa”. Acara ini diadakan pada 21 Juni 2017 pukul 16.30-18.00 di gedung Prominence Tower, Swiss German University yang terbuka untuk mahasiswa Surya University, Swiss German University dan mahasiswa dari universitas lain. Tujuan dari seminar ini adalah adalah memperkenalkan teknologi satelit terutama teknologi satelit yang merupakan karya dari bangsa Indonesia untuk menumbuhkan rasa percaya diri  dan ketertarikan peserta dalam mendukung dan mengembangkan teknologi satelit di Indonesia.  

Dalam seminar Space Talk, Dr. Ir. Meiditomo Sutyarjoko, M.Sc selaku wakil kepala eksekutif dari PT Bank Rakya Indonesia Satellite and infrastructure diundang sebagai narasumber untuk membagikan pengetahuannya terhadap perkembangan teknologi antariksa di Indonesia, terutama mengenai satelit kepada 90 mahasiswa peserta seminar. Bapak Meiditomo sudah memiliki sejarah panjang dalam mengembangkan satelit, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, sehingga dapat menyampaikan materi dengan lugas.  
Pada permulaan seminar, pak Meiditomo memberikan gambaran singkat mengenai satelit dan perbedaan jenis-jenisnya. Dijelaskan pula bagaimana di masa depan, satelit berukuran kecil akan menjadi semakin popular yang salah satu contohnya adalah nanosatellite yang sedang dikembangkan oleh tim Surya Satellite.

Selanjutnya, pak Meiditomo menjelaskan mengenai BRISat, satelit yang dimiliki oleh perusahaan Bank Rakyat Indonesia dan mencetak sejarah sebagai satelit pertama di dunia yang dimiliki oleh sebuah perusahaan perbankan. Pak Meiditomo menyatakann bahwa dalam pembuatan hingga peluncuran BRISat, faktor yang paling penting adalah konsistensi atau reliabilitas. Komponen dari satelit hingga alat peluncur satelit dipilih yang belum pernah mengalami kegagalan sama sekali, karena BRISat memiliki figure penting bagi Bank Rakyat Indonesia yang ingin mengembangkan layanan ke puluhan ribu desa di Indonesia.
Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pemberian cenderamata dari pihak Surya University dan Swiss German University sebagai apresiasi untuk pembicara, kemudian ditutup dengan buka bersama untuk para peserta.

 

Berita Lainnya