Universitas Surya Harumkan nama Indonesia di Lomba Animasi Tingkat Asia

Kontingen Indonesia yang diwakili oleh Universitas Surya dan Unikom Bandung menjadi pemenang  pada lomba Animasi Asiagraph Reallusion Award 2017 di Taiwan.

Asiagraph adalah organisasi di bidang pendidikan yang berfokus pada pengembangan teknologi digital, industrial, cultural trends melalui media publish,  moving images, animation, games, dan media art. Asiagraph beranggotakan sarjana dan peneliti-peneliti yang berasal dari bidang pendidikan (universitas), pemerintah, dan perusahaan (industri kreatif) dari berbagai  negara di kawasan Asia Pacific.

Bekerja sama dengan Reallusion Inc., Taiwan, Asiagraph mengadakan perlombaan pembuatan film animasi pendek dalam waktu 48 Jam Nonstop setiap tahunnya. Sejak tahun 2013, perlombaan ini telah diikuti mahasiswa-mahasiswa dari berbagai negara seperti Jepang, Korea, Taiwan, China, Thailand, Malaysia, Indonesia, dan Australia.

Pada Asiagraph Reallusion Award tahun ini, tim dari negara Indonesia diwakili oleh mahasiswa dari Univesitas Surya, berhasil meraih juara pertama sebagai  Best Film CG dan membawa pulang hadiah USD10.000. Prestasi yang sangat membanggakan untuk Indonesia dalam bidang animasi.  Sementara itu, Unikom Bandung juga mendapat  penghargaan sebagai Outstanding Work.

Sebelum pelaksanaan lomba tingkat Asia di Taiwan, di Indonesia diselenggarakan terlebih dahulu babak kualifikasi Asiagraph Reallusion Award ini. Untuk pertama kalinya Indonesia mengadakan local round yang mana pemenang dari local round akan dibawa ke Taiwan untuk mewakili Indonesia di Babak Final. Pertandingan yang telah berlangsung di Universitas Tarumanagara pada tanggal 8—10 Mei 2017 yang lalu, mengantarkan tim dari Univesitas Surya sebagai juara pertama dan Universitas Komputer (Unikom) Bandung sebagai juara kedua. Kedua tim tersebut  berangkat mewakili Indonesia bertanding di final yang akan diadakan di bulan Agustus 2017.

Kemenangan ini diharapkan dapat meningkatkan   sumber daya pada  industri kreatif bidang film dan animasi.  Di era digital sekarang ini, salah satu bidang yang terus bergerak cepat adalah animasi yang mulai digunakan untuk berbagai keperluan. Kemenangan Indonesia dalam bidang animasi membuktikan bahwa kemampuan Indonesia tidak kalah dari negara lain dan siap bersaing di kancah internasional.

Pada akhirnya daya saing dalam pengembangan industri kreatif tidak akan pernah lepas dari mind-set: “Bagaimana berpikir secara kreatif, sehingga mampu menciptakan karya-karya yang berkualitas, memiliki nilai tambah, dan berdaya saing tinggi?”

 

Berita Lainnya

Wisuda II & Dies Natalis V - 13 Oktober 2018
Universitas Surya kembali meluluskan 299 mahasiswa dalam wisuda kedua tahun ini, yang berlangsung di Hotel Olive, Tangerang, Sabtu, 13 Oktober 2018. Sebanyak 84 wisudawan berhasil mendapatkan predikat pujian atau cum laude. Wisuda II tahun ini mengusung tema:"Generasi Indonesia Jaya Menjunjung Kebhinekaan". rnrn"Proses pendidikan yang berkualitas merupakan kunci utama pembangunan bangsa, dan pendidik yang berkualitas sebagai faktor penting dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang memiliki daya saing tinggi untuk mencapai Indonesia jaya," kata pendiri Universitas Surya, Prof Yohanes Surya. Para wisudawan, kata Prof Yohanes Surya, diharapkan tetap memegang nilai-nilai kebhinekaan, jangan membeda-bedakan orang berdasarkan suku, agama, ras, dan berbagai hal yang menyebabkan terjadinya sekat-sekat yang bisa merusak persatuan.rnrn"Nilai kebhinekaan inilah yang akan mempersatukan para wisudawan di tempat berkarya. Ada suatu kebebasan yang wisudawan akan alami ketika mereka menanamkan nilai ini dalam hidup mereka. Para wisudawan akan terlepas dari belenggu primordialisme, dari belenggu egoisme yang hanya mau menang sendiri, dan belenggu pertengkaran," tambahnya.