Lowongan Tenaga Asisten Dosen/ Laboran Prodi Teknik Fisika Energi

Dibutuhkan segera untuk bergabung menjadi Tenaga Asisten Dosen/ Laboran Prodi Teknik Fisika Energi (1 orang).

Dengan Tugas : Membantu dosen dalam membimbing praktikum, menyiapkan bahan ajar dan menilai tugas-tugas atau PR mahasiswa.

Dengan Persyaratan, sebagai Berikut:

  1. S1 dari jurusan Fisika, Teknik Fisika, Elektronika & Instrumentasi, Mekatronika atau bidang yang sesuai.
  2. Punya passion untuk mengajar dan membimbing mahasiswa.
  3. Punya passion untuk selalu meningkatkan kemampuan penguasaan sains dan teknologi, baik melalui studi mandiri maupun melalui studi tingkat lanjut.
  4. Punya passion untuk melakukan penelitian dan pengembangan sains dan teknologi di bidang yang sesuai.
  5. Diutamakan yang punya pengalaman kerja yang relevant, misal guru atau pelatih.
  6. Mampu memegang lebih dari satu tugas secara paralel.
  7. Punya kemampuan berkomunikasi yang sangat baik untuk semua lapisan umur, jenjang pendidikan dan golongan.
  8. Menguasai Bahasa Inggris secara aktif.

Seluruh persyaratan CV, Surat Lamaran Kerja, Ijasah, dll harap dikirimkan melalui email ke hrd.rekrutmen@surya.ac.id  sebelum tanggal 1 September 2017. Dengan Subjek email : Lamaran Laboran Teknik Fisika.

 

Berita Lainnya

Wisuda II & Dies Natalis V - 13 Oktober 2018
Universitas Surya kembali meluluskan 299 mahasiswa dalam wisuda kedua tahun ini, yang berlangsung di Hotel Olive, Tangerang, Sabtu, 13 Oktober 2018. Sebanyak 84 wisudawan berhasil mendapatkan predikat pujian atau cum laude. Wisuda II tahun ini mengusung tema:"Generasi Indonesia Jaya Menjunjung Kebhinekaan". rnrn"Proses pendidikan yang berkualitas merupakan kunci utama pembangunan bangsa, dan pendidik yang berkualitas sebagai faktor penting dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang memiliki daya saing tinggi untuk mencapai Indonesia jaya," kata pendiri Universitas Surya, Prof Yohanes Surya. Para wisudawan, kata Prof Yohanes Surya, diharapkan tetap memegang nilai-nilai kebhinekaan, jangan membeda-bedakan orang berdasarkan suku, agama, ras, dan berbagai hal yang menyebabkan terjadinya sekat-sekat yang bisa merusak persatuan.rnrn"Nilai kebhinekaan inilah yang akan mempersatukan para wisudawan di tempat berkarya. Ada suatu kebebasan yang wisudawan akan alami ketika mereka menanamkan nilai ini dalam hidup mereka. Para wisudawan akan terlepas dari belenggu primordialisme, dari belenggu egoisme yang hanya mau menang sendiri, dan belenggu pertengkaran," tambahnya.