Prestasi Mahasiswa Technopreneurship di Creatonomics Business Creativity Competition (CBCC) 2017

Mahasiswa Technopreneurship berhasil meraih Juara Favorit I dalam Creatonomics Business Creativity Competition (CBCC) 2017. Pada kompetisi ini Program Studi Technopreneurship mengirim Animazzle untuk mengikuti CBCC 2017. Animazzle adalah sebuah produk berupa boardgame untuk menstimulus kreativitas. Lebih jauh, permainan Animazzle juga menyampaikan pesan moral berupa nilai-nilai yang hilang dari generasi millenial.

Proyek Animazzle dimulai sejak Januari 2017 sebagai riset semester pendek oleh mahasiswa Techopreneurship Surya University dan akan terus dikembangkan. Tim Animazzle terdiri dari Mahasiswa Technopreneurship 2014 yaitu Firna Pricilla, Hans William, Kadek Feby Anggraeni, Nicholas Augustin Jiemas, Sarah Grace, Vijjadhammo Anwar, dengan dibimbing langsung oleh Kaprodi Technopreneurship Dessy Aliandrina, Ph.D.

Creatonomics Business Creativity Competition (CBCC) 2017 adalah sebuah kompetisi bisnis yang diselenggarakan oleh Prodi Kewirausahaan Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, Malang. Kompetisi ini bertujuan untuk mengembangkan ekonomi kreatif di kalangan mahasiswa dan pewirausaha muda mandiri serta sebagai sarana untuk menjaring ide bisnis kreatif yang dapat dikembangkan dalam upaya penguatan ekonomi kreatif dan semangat kewirausahaan di Indonesia.

Creatonomics kali ini mengusung tema “Crafting Creativity for Sustainable Entrepreneurship” yang dikemas secara menarik dalam bentuk kompetisi bisnis, seminar dan edukasi, exhibition, serta mentoring. Acara ini menghadirkan narasumber dan pelaku bisnis kreatif di Indonesia yang memiliki reputasi internasional.

Berita Lainnya

Wisuda II & Dies Natalis V - 13 Oktober 2018
Universitas Surya kembali meluluskan 299 mahasiswa dalam wisuda kedua tahun ini, yang berlangsung di Hotel Olive, Tangerang, Sabtu, 13 Oktober 2018. Sebanyak 84 wisudawan berhasil mendapatkan predikat pujian atau cum laude. Wisuda II tahun ini mengusung tema:"Generasi Indonesia Jaya Menjunjung Kebhinekaan". rnrn"Proses pendidikan yang berkualitas merupakan kunci utama pembangunan bangsa, dan pendidik yang berkualitas sebagai faktor penting dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang memiliki daya saing tinggi untuk mencapai Indonesia jaya," kata pendiri Universitas Surya, Prof Yohanes Surya. Para wisudawan, kata Prof Yohanes Surya, diharapkan tetap memegang nilai-nilai kebhinekaan, jangan membeda-bedakan orang berdasarkan suku, agama, ras, dan berbagai hal yang menyebabkan terjadinya sekat-sekat yang bisa merusak persatuan.rnrn"Nilai kebhinekaan inilah yang akan mempersatukan para wisudawan di tempat berkarya. Ada suatu kebebasan yang wisudawan akan alami ketika mereka menanamkan nilai ini dalam hidup mereka. Para wisudawan akan terlepas dari belenggu primordialisme, dari belenggu egoisme yang hanya mau menang sendiri, dan belenggu pertengkaran," tambahnya.