CSR HMTK 2017 "Redesigning the Community Through an Act of Love"

Pada hari Kamis, 2 Maret 2017; Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HMTK) Universitas Surya mengadakan kegiatan pengabdian dan pengembangan masyarakat yang diberi nama “CSR HMTK 2017” dan bertemakan “Redesigning the Community through an Act of Love”. Kegiatan yang diadakan di Desa Lengkong Kulon ini bertujuan untuk mengarahkan warga setempat untuk menerapkan pola hidup sehat dan memperkenalkan serta menggalakkan kembali penggunaan tanaman herbal dalam kehidupan sehari-hari, terutama yang berkenaan dengan kesehatan maupun ekonomi.

Kegiatan ini tersusun dari 2 jenis kegiatan utama, yaitu workshop dan seminar. Dalam workshop, masyarakat Desa Lengkong Kulon diajak untuk menanam berbagai macam bibit tanaman herbal yang memiliki beragam khasiat dan potensi; sedangkan dalam seminar, masyarakat  dibekali pengetahuan mengenai tanaman herbal yang mereka tanam. Kegiatan ini disponsori oleh produk minuman NutriSari dan portal media AboutTNG. Adapun pembicara dan narasumber dari kegiatan ini antara lain dr. Prapti Utami, M.Sc.; Ir. Lukas Tersono Adi, Yayuk Ambarwulan, S.H.;  dan Ir. Markus Kwartono Adi. Acara ini dihadiri oleh setidaknya 50 orang penduduk Desa Lengkong Kulon; Bpk. Mohammad Paiz selaku Kepala Desa Lengkong Kulon; Bpk. Mulyadi Setiawan selaku Sekretaris Desa Lengkong Kulon, Bpk. Johan selaku Ketua RT 001/RW 003, Kampung Sawah, Kecamatan Pagedangan; serta Lindawati, Ph.D. selaku Kepala Program Studi Teknik Kimia Universitas Surya.

Acara dimulai dengan rangkaian pembuka berupa doa pembukaan, sambutan dari Fernaldy Leonarta dan Adriana Clarisza selaku MC acara, serta rangkaian kata sambutan dari Martin selaku Ketua Panitia CSR HMTK 2017, Bpk. Mohammad Paiz, serta Lindawati Ph.D. Setelah diselingi dengan snack time, acara dilanjutkan dengan seminar “Pola Hidup Sehat” dari dr. Prapti Utami. Melalui seminar ini, masyarakat Desa Lengkong Kulon dihimbau untuk melakukan pola hidup sehat dengan olahraga teratur, makan yang sehat, minum banyak air, serta mengurangi stress. Selain itu, dalam seminar ini juga diuraikan efek-efek negatif dari bahan-bahan pemanis buatan yang kerap dijumpai pada makanan dan minuman kemasan. Seminar ini kemudian dilanjutkan dengan workshop berupa demonstrasi cara menanam tanaman herbal yang dibawakan oleh dr. Prapti Utami dan Bpk. Singgih.

Setelah diselingi dengan ice breaking berupa pembagian hadiah, acara dilanjutkan dengan seminar yang dibawakan oleh Ir. Markus Kwartono Adi bertajuk “Pemasaran Tanaman Herbal”. Dalam seminar ini, masyarakat Desa Lengkong Kulon diberikan edukasi tentang usaha herbal bertajuk “3-in-1”, yaitu usaha budidaya tanaman herbal yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan; ketahanan kesehatan; serta ketahanan ekonomi demi terciptanya masyarakat yang berdikari secara jasmani, mental, dan ekonomi. Setelah acara diselingi dengan ishoma, acara dilanjutkan dengan seminar mengenai “Keuntungan Obat Herbal” yang dibawakan oleh Ir. Lukas Tersono Adi. Pada seminar ini, diuraikan khasiat serta cara penggunaan berbagai macam tanaman herbal sebagai obat untuk menyembuhkan berbagai gangguan kesehatan.  

Seminar terakhir dibawakan oleh Yayuk Ambarwulan, S.H. bertajuk “Menata Taman Tanaman Obat”. Pada seminar ini, dijelaskan berbagai cara untuk menata tanaman herbal membentuk taman yang memiliki nilai estetika yang tinggi, seperti taman rambat, taman sisi rumah, taman gantung, dan masih banyak lagi. Setelah seminar selesai, para peserta seminar diajak untuk melihat dan mengamati tanaman-tanaman herbal yang telah ditanami oleh mahasiswa Teknik Kimia Universitas Surya di sekitar lingkungan Desa Lengkong Kulon sejak pagi hari sampai seminar selesai. Acara CSR HMTK pun kemudian diakhiri dengan pembagian doorprize dan foto bersama. 

Berita Lainnya