Bakti Sosial Program Studi Teknik Kimia Universitas Surya “Sharing Love, Recalling Memories”

Sebagai suatu organisasi kemahasiswaan, sudah sepatutnya dapat menggagas dan melakukan berbagai kegiatan yang dapat berguna untuk masyarakat, terutama untuk masyarakat yang membutuhkan bantuan. Oleh karena itu, Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HMTK) Universitas Surya mengadakan kegiatan bakti sosial kedua yang dilaksanakan pada tanggal 8 Oktober di Panti Werdha, Yayasan Bina Bhakti – Serpong. Kegiatan ini diikuti oleh 27 orang mahasiswa Program Studi Teknik Kimia Universitas Surya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa Teknik Kimia Universitas Surya diharapkan dapat meningkatkan rasa kepedulian sosialnya kepada sesama, terutama kepada mereka para orang lanjut usia yang membutuhkan bantuan.

Kegiatan bakti sosial ini dimulai pada pukul 10.00 dengan penjemputan orang tua di kamar masing-masing. Setelah semua berkumpul, acara dibuka dengan sambutan ketua Panitia, Albert Setiawan dan Ketua Yayasan Bina Bhakti. Acara dilanjutkan dengan hiburan dari mahasiswa, yaitu dengan menyanyi dan berjoget bersama. Kemudian, kami mempersilahkan para orang tua untuk bernyanyi dan banyak sekali yang antusias untuk menyumbangkan suara merdu mereka.

Kemudian, setelah selesai bernyanyi, acara dilanjutkan dengan foto bersama. Acara diakhiri dengan pembagian kenang-kenangan yang berupa handuk dan makanan yang dibagikan kepada orang tua. Para orang tua terlihat sangat senang dengan adanya hiburan dari mahasiswa. Kemudian, mereka pun diantar kembali untuk makan siang dan beristirahat.

Berita Lainnya

Wisuda II & Dies Natalis V - 13 Oktober 2018
Universitas Surya kembali meluluskan 299 mahasiswa dalam wisuda kedua tahun ini, yang berlangsung di Hotel Olive, Tangerang, Sabtu, 13 Oktober 2018. Sebanyak 84 wisudawan berhasil mendapatkan predikat pujian atau cum laude. Wisuda II tahun ini mengusung tema:"Generasi Indonesia Jaya Menjunjung Kebhinekaan". rnrn"Proses pendidikan yang berkualitas merupakan kunci utama pembangunan bangsa, dan pendidik yang berkualitas sebagai faktor penting dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang memiliki daya saing tinggi untuk mencapai Indonesia jaya," kata pendiri Universitas Surya, Prof Yohanes Surya. Para wisudawan, kata Prof Yohanes Surya, diharapkan tetap memegang nilai-nilai kebhinekaan, jangan membeda-bedakan orang berdasarkan suku, agama, ras, dan berbagai hal yang menyebabkan terjadinya sekat-sekat yang bisa merusak persatuan.rnrn"Nilai kebhinekaan inilah yang akan mempersatukan para wisudawan di tempat berkarya. Ada suatu kebebasan yang wisudawan akan alami ketika mereka menanamkan nilai ini dalam hidup mereka. Para wisudawan akan terlepas dari belenggu primordialisme, dari belenggu egoisme yang hanya mau menang sendiri, dan belenggu pertengkaran," tambahnya.