Sustainable Food Festival 2: Menuju Keberlanjutan Pangan Indonesia Jaya!

Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan (HIMATOPAN) Universitas Surya bekerja sama dengan Komunitas Organik Indonesia (KOI) kembali mengadakan Sustainable Food Festival (SFF) pada 21-23 Oktober 2016 di Mal Ciputra, Jakarta Barat. Ini merupakan kedua kalinya acara SFF diadakan. Tema SFF tahun ini adalah “PENTAFOOD” yang terdiri dari 5 aspek dari keberlanjutan pangan meliputi food production, farm work, food processing and distribution, food consumption dan food waste. SFF  merupakan main event yang diawali dengan pre-event yaitu Sustainable Food Competition (SFC), lomba menulis paper se-Jabodetabek yang telah berlangsung pada tanggal 24 September lalu, dan akan diakhiri dengan Sustainable Food Social Project (Stand & Act). SFF 2016 diadakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pangan berkelanjutan baik masa sekarang maupun masa mendatang.

SFF 2016 dilaksanakan untuk memperingati hari pangan sedunia yang jatuh setiap tanggal 16 Oktober. Hari pertama SFF 2016 merupakan soft opening, diikuti hari kedua yang merupakan grand opening dan hari ketiga merupakan closing. SFF 2016 diisi dengan beragam stand yang menjual pangan sehat, organik, dan halal. Selain itu, terdapat demo masak dan talkshow oleh chef ternama, seminar, workshop,  dan talkshow menarik yang berhubungan dengan tema acara SFF 2016, serta pengumuman pemenang SFC. Kegiatan SFF 2016 juga diselingi dengan live music, hiphop dance, dan penampilan wushu yang fenomenal.

Pada hari pertama soft opening SFF 2016 yaitu Jumat tanggal 21 Oktober 2016, diawali pembukaan stand-stand yang diselingi dengan live music oleh Avin Timothy dan juga pertunjukan wushu oleh mahasiswa Nutrition and Food Technology (NFT) Universitas Surya, David Immanuel Dana. Hari kedua, yaitu Sabtu pada tanggal 22 Oktober 2016, merupakan grand opening SFF 2016. Pukul 10.00 WIB, acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh seluruh panitia SFF 2016 dan tamu undangan. Setelah itu, terdapat pemberian kata sambutan dari Profesor Yohanes Surya selaku Rektor Universitas Surya, Ibu Maria Asti selaku perwakilan Komunitas Organik Indonesia (KOI) dan Carlins Poernomo selaku ketua panitia dan perwakilan dari HIMATOPAN (Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan) Universitas Surya. Acara dilanjutkan dengan workshop oleh Sekolah Rasa dengan tema “Introducing You Tahu Tempeh with Local Best Ingredients” dari Agus’s Tempe dan Tahu Organik by Towang, seminar bertemakan “You just have to EAT RIGHT” oleh dr. Budiman Widjaja, MARS., live music acoustic oleh Blackhorse Band, penyerahan hadiah dan sertifikat kepada pemenang SFC, dan ditutup dengan live music accoustic oleh Kandara Band. Hari ketiga SFF 2016, yaitu Minggu tanggal 23 Oktober 2016, acara dimulai dengan seminar bertemakan “Think Before You Eat” oleh Oxfam, diikuti dengan demo masak oleh chef Kevindra Prianto dengan tema “Savor the Taste of Healthy Lunch”, hiphop dance oleh Green Line Crew (UKM Universitas Surya), special talkshow yang dibawakan oleh organisasi Oxfam, KRKP (Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan), dan WWF (World Wildlife Fund) yang bertemakan “Facing World Hunger 2050”, demo masak oleh chef  Lucky Andreono yang bertemakan “Savor the Taste of Healthy Lunch”, workshop oleh Mottomore Indonesia dengan tema “When Onigiri Meets Indonesian Culture”, live music oleh Avin Timothy serta ditutup dengan pengumuman pemenang doorprize SFF dan pemberian plakat sebagai bentuk apresiasi kepada Komunitas Organik Indonesia (KOI).

Meski SFF 2016 sudah berakhir, masih terdapat post-event berupa kegiatan sosial Stand & Act. Diharapkan dengan kegiatan SFF ini, masyarakat yang telah menghadiri SFF 2016 dapat menambah pengetahuan mengenai keberlanjutan pangan dan menyadari mengenai sustainability serta mengaplikasikannya ke dalam kehidupan sehari-hari. Salam keberlanjutan pangan Indonesia Jaya!

Berita Lainnya