Background
News
Physics - Energy Engineering
Author: Administrator
Rabu, 18 Juni 2014

Energi adalah kebutuhan primer manusia yang menjadi penggerak utama ekonomi suatu Negara. Kebutuhan energy yang kian hari kian bertambah, mengharuskan Indonesia berpikir untuk tidak terlalu tergantung pada energy yang akan segera habis seperti  minyak bumi, gas alam dan batubara. Disamping cadangan makin menipis, energy yang berasal dari fosil ini menyebabkan polusi yang menjadi penyebab utama pemanasan global. Karena itu sudah saatnya kita memikirkan pengembangan energy yang bersih dan terbarukan (renewable energy) khususnya dalam bidang energi matahari (solar), energi angin (wind), energi panas bumi (geothermal) dan energi air (hydropower).   Potensi renewable energy di Indonesia sangat besar berkat letak geografisnya yang berada di garis khatulistiwa, di atas jalur gunung berapi (ring of fire), dan negara maritim yang diapit oleh dua samudera.

Ada 3 alasan mengapa program Studi Physics Energy Engineering Studi sangat menjanjikan. Pertama, karena sumber energi dari bahan bakar fosil kita kian menipis, sementara kebutuhan kita akan energy semakin meningkat. Kedua, karena potensi energy terbarukan Indonesia sangat besar.  Dan ketiga, pemerintah memang serius ingin mengembangkan teknologi ini sementara Indonesia  masih sangat kekurangan tenaga ahli di bidang ini.  Program Studi  menawarkan 4 Peminatan :

Solar Energy mempelajari cara memanfaatkan solar energy seperti  solar thermal (energy panas surya) dan solar photo voltaic (solar sel).  Solar thermal memanfaatkan energy panas matahari untuk berbagai keperluan, seperti pengering dalam memproses produk-produk pertanian dan perikanan, pemanas air di industry dan rumah tangga, proses pendinginan ruangan (AC), dan pembangkit listrik. Sedangkan Solar photo voltaic (solar sel) adalah cara merubah energy gelombang elektromagnetik pada sinar matahari menjadi energy listrik.

Wind Energy mempelajari cara memanfaatkan energy angin mulai dari identifikasi daerah potensi wind energy, perancangan dan pemilihan bahan untuk baling-baling turbin angin, generator untuk turbin angin,  perancangan/ pembuatan system turbin angin & pembangkit listrik tenaga angin,  instrument-instrument, elektronika dan kontrol untuk pembangkit listrik tenaga angin, pemasangan dan konstruksi system turbin angin dan pembangkit listrik tenaga angin, hingga pemasangan instalasi jaringan listrik untuk konsumen dan/atau dihubungkan ke jaringan PLN.

Geothermal Energy mempelajari cara memanfaatkan energy geothermal (panasbumi) untuk pembangkit listrik, mulai dari metode survey untuk identifikasi daerah geothermal energy, perhitungan untuk assessment potensi geothermal suatu daerah, cara dan teknik pengeboran sumur geothermal, desain dan konstruksi lapangan geothermal, desain dan konstruksi pembangkit listrik geothermal, desain dan konstruksi pemanfaatan panas geothermal,  perancangan/pembuatan system turbin,  instrument-instrumen, elektronika dan kontrol untuk pembangkit listrik geothermal, hingga pemasangan instalasi jaringan listrik untuk konsumen dan/atau dihubungkan ke jaringan PLN.

Hydro & Ocean Energy mempelajari cara  memanfaatkan energy hidro di sungai dan danau, serta  laut (ocean) yang berlimpah di Indonesia. Untuk energy hidro, mahasiswa diajarkan mulai dari idetifikasi sungai atau danau yang prospect untuk pembangkit listrik, seperti air terjun dan air sungai yang mengalir cukup deras, desain dan konstruksi pembangkit listrik tenaga air,  instrument-instrumen, elektronika dan kontrol untuk pembangkit listrik tenaga air, hingga pemasangan instalasi jaringan listrik untuk konsumen dan/atau dihubungkan ke jaringan PLN. Untuk ocean energy mahasiwa diajarkan mulai identifikasi lokasi dan identifikasi teknik ocean energy yang cocok, seperti teknik tidal, current, wave dan OTEC (ocean thermal energy conversion), desain dan konstruksi pembangkit listrik tenaga laut,  instrument-instrumen elektronika dan kontrol untuk pembangkit listrik tenaga laut, hingga pemasangan instalasi jaringan listrik untuk konsumen dan/atau dihubungkan ke jaringan PLN.   

Program Studi Physics Energy Engineering didukung Research Center seperti  Sustainable Terrestrial Management & Integrated Renewable Energy Center (STIREC),  Center Sustanaible Smart City (s-smart) dan  Center for Solar Photovoltaic (CSP)
Peluang Karir  di bidang Physics Energy Engineering  diantaranya

  • Perusahaan Renewable Energy (Energi Terbarukan), seperti Pertamina, Cevron Geothermal, PT LEN divisi solar cell, PT Medco Energi untuk divisi renewable energy, dll
  • Industri yang menggunakan teknologi elektronika, kontrol otomatis, instrumentasi dan terapan fisika lainya, seperti Panasonic, Krakatau Steel, Philip. dll
  • Real Estate mewah yang membuat hunian energi mandiri dan smarthome
  • Pemerintahan seperti kementrian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) dan lembaga pemerintah lain yang berhubungan dengan pengaturan kebijakan energi
  • BPKP untuk audit proyek-proyek energi
  • LSM (NGO) yang berhubungan dengan proyek kemandirian energi masyarakat, seperti LSM-LSM yang bergerak di mikro hidro, listrik surya, listrik angin, dll.
  • Bank untuk audit perusahaan-perusahaan energi.
  • Dosen di perguruan tinggi.
  • Peneliti di LIPI, BPPT dll, termasuk tenaga peneliti di lembaga-lembaga swasta.  
  • Entrepreneur di bidang Energy Terbarukan;

Dengan potensi yang demikian besar maka  kuliah di program studi Physics-Energy Engineering ini pun menjadi sangat menarik, dengan kemungkinan mendapatkan lapangan kerja yang luas dan masa depan yang cerah. Diharapkan akan muncul entrepreneur entrepreneur  energy dari jurusan ini.