Surya University
Mengapa Memilih
  • Saya senang belajar di jurusan Bioteknologi Surya University, karena materi yang diberikan cukup dalam, bahkan beberapa mata pelajaran adalah mata pelajaran S2. Saya lebih cenderung untuk belajar bioteknologi pertanian (bayangkan dengan bioteknologi kita bisa membuat produksi padi biasanya 4 ton/ha menjadi 15 ton/ha.  Ini akan menolong dunia dari kelaparan. Saya bisa bekerja sebagai konsultan, pengusaha atau bekerja di perusahaan bioteknologi pertanian atau sebagai pegawai negeri di Kementerian.
  • Saya tertarik pada bioteknologi tanaman. Dengan mengubah-ubah gen tanaman, saya bisa dapatkan tanaman yang lebih baik kualitasnya. Saya bisa bekerja di Kementerian Riset dan Teknologi serta Kementerian Pertanian.
  • Dengan bioteknologi fermentasi saya dapat membuat susu, keju atau bir, sehingga  nantinya saya bisa bekerja di pabrik susu atau keju (sebagai teknisi, supervisor atau manager) atau bekerja di Kementerian Kesehatan.
  • Di perusahaan tambang orang melepaskan logam dari bongkahannya dengan memanfaatkan bakteri (bioleaching). Saya ingin mendalami bidang bioremediasi ini. Saya juga ingin membantu membersihkan daerah bekas aktifitas industri dengan bakteri.  Setelah lulus S1 saya bisa bekerja sebagai konsultan atau sebagai pegawai negeri di Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).
  • Saya tertarik untuk bekerja di Kementerian Pertahanan untuk membantu melawan biological weapons dari negara yang ingin merusak negara kita. Saya ingin belajar tentang mikrobiologi.
  • Setelah lulus S1 saya akan melanjutkan studi ke S2/S3 bidang bioteknologi dan menjadi peneliti dalam berbagai bidang  farmasi atau kedokteran seperti  pengobatan penyakit lewat manipulasi gen, penelitian respon tubuh terhadap berbagai obat yang disesuaikan dengan gen (tujuannya agar obat bekerja lebih efektif) dan sebagainya.
  • Saya ingin fokus pada riset kloning mikroba dan hewan.
  • Banyak penyakit kanker, jantung dan sebagainya yang dapat disembuhkan dengan sel punca (stem cell). Bahkan saya dengar ada teknologi yang lebih hebat lagi yaitu dengan iPS cell, saya ingin mendalami ini. Setelah lulus saya bisa bekerja di laboratorium rumah sakit atau lanjut S2/S3 dan riset di pusat-pusat penelitian.
  • Sekarang orang banyak bicara daur ulang, saya tertarik pada bioplastik. Saya ingin belajar bidang ini dan bekerja sama dengan teman-teman di Green Economy atau Technopreneurship, karena saya ingin mengembangkan bioplastik secara komersial.
  • Beberapa riset bioteknologi  menarik perhatian saya, misalnya mengubah gen kentang atau tomat agar kualitasnya lebih baik, produksi vaksin tertentu yang murah, meningkatkan produksi susu sapi, meningkatkan kualitas daging sapi atau kambing, membuat sidik jari DNA untuk mengidenfikasi korban, mempercepat proses penghancuran kayu untuk jadi bubur kertas, menggunakan enzim untuk menghancurkan pencemar zat kimia atau memperlambat busuknya buah-buahan/sayuran, membuat produk kecantikan yang aman dan sehat. Saya ingin meneliti bidang ini lebih dalam nantinya setelah saya mengambil S2/S3.
  • Saya ingin menjadi professor peneliti di bidang bioteknologi. Selesai S1 di Surya University, saya akan mengambil S2/S3 di bidang ini.
  • Bioteknologi adalah bidang bisnis yang sangat menjanjikan. Saya ingin terjun ke bisnis ini sebagai pemilik perusahaan atau manajer di perusahaan bioteknologi. Karena itu setelah selesai S1, saya akan melanjutkan ke S2 di bidang bisnis atau manajemen.

 

 

Surya University
Program Studi Bioteknologi di Surya University mengajarkan mahasiswa bahwa semua bidang bioteknologi adalah sangat berguna dimana berbagai aspek tersebut dilambangkan sebagai warna dalam bioteknologi. Bioteknologi merah berhubungan dengan kedokteran dan farmasi, misalnya berkaitan dengan pembuatan antibiotik, analisa penyakit di laboratorium, penggunaan stem cells, dll. Bioteknologi abu-abu berkenaan dengan aspek lingkungan, seperti bioremediasi, yaitu penggunaan mikroba untuk menanggulangi masalah pencemaran lingkungan. Bioteknologi putih berhubungan dengan industri, seperti produksi plastik biodegradable dan biodiesel. Bioteknologi hijau berkaitan dengan pangan dan tumbuh-tumbuhan, seperti fermentasi tempe, tauco, oncom, dan alcohol. Bioteknologi biru berhubungan dengan kelautan, seperti cara pengawetan ikan dan berbagai biota laut lainnya.